Sabtu, 02 Februari 2013

5 Pasukan Ter-elit Terkuat di Dunia

Dalam suatu negara, Pasukan keamanan yang biasanya terdiri dari dari Tentara nasional dan polisi tak akan bisa mengatasi semua masalah keamanan yang terjadi di negara tersebut, apalagi jika masalah keamanan yang sedang dihadapi negara tersebut bersifat khusus atau sering disebut pasukan khusus  (teroris,penyelundupan,dll). karna polisi dan tentara biasa biasanya hanya dilatih untuk menangani masalah yang bersifat universal. Oleh karna itu negara perlu membentuk suatu pasukan khusus yang hanya menangani satu sisi masalah keamanan, dan Hampir semua negara di dunia sudah mempunyai pasukan khusus, termasuk indonesia dengan kopasus dan densus 88 nya.

Tapi tahukah anda 5 pasukan khusus yang dianggap terkuat di Dunia ?

1. England SAS (Special Air Service)


Adalah resimen pasukan khusus dalam Angkatan Darat Inggris yang pernah menjadi model bagi pasukan khusus dari negara-negara lain. SAS membentuk bagian signifikan Pasukan Khusus Kerajaan Inggris Special Boat Service (SBS), Special Reconnaissance Regiment (SRR), dan Pasukan Special Support Group (SFSG).

Beladiri : Gon-Ryu Karate
Alumni : Bear Grylls ( ada di acara discovery channel Survival expert)
Note : Konon SAS kalo lagi perang gerilya, boker nya ampe di bawa ama mereka supaya ga ketauan ada yg tinggal disitu.

2. Mossad Israeli


The Mossad (HaMossad leModi’in uleTafkidim Meyuchadim)
Mossad bertanggung jawab atas pengumpulan intelijen dan operasi-operasi rahasia termasuk kegiatan paramiliter. Ini adalah salah satu entitas utama dalam Komunitas Intelijen Israel, bersama dengan Aman (intelijen militer) dan Shin Bet (keamanan internal), tetapi direktur melapor langsung kepada Perdana Menteri. Peran dan fungsi yang sama dengan Central Intelligence Agency (CIA) dan Secret Intelligence Service (SIS).

Beladiri : Israeli Krav Maga
Alumni : Eitan Rafi (Sekarang beliau udah jadi salah satu pasukan perdamaian dunia)
Moto : “Cegah serangan pertama, netralkan lawan, buatlah mereka melihat mimpi buruk akan hal yang mereka perbuat.” -Ron Radjik

3. Indonesian KOPASSUS



Kopassus adalah pasukan khusus Angkatan Darat Indonesia. kelompok yang melakukan misi operasi khusus bagi pemerintah Indonesia, seperti tindakan langsung: konvensional perang, sabotase, kontra-pemberontakan: kontra-terorisme, dan pengumpulan intelijen. Kopassus ini didirikan pada tanggal 16 April 1952. dan satuan khusus paling ditakuti adalah Den 81 Gultor. sayang satuan ini kurang populer dari pada satuan Densus 88 milik kepolisian di Indonesia, padahal den 81 Gultor adalah salah satu satuan paling ditakuti di dunia. seorang pasukan Den 81 Gultor sama dengan kemampuan 5 tentara biasa.

Dalam survey banyak yang bingung mengapa satuan ini masuk dalam daftar top 5 sedangkan satuan amerika tidak masuk. itu semua adalah dari segi penilaian kemampuan pasukannya. Navy Seals boleh saja mengerahkan semua peralatan tempur canggihnya untuk mengatasi suatu peristiwa, tapi Kopassus mendapatkan poin yang sama dengan Navy Seals namun dengan peralatan seadanya dan lebih mengutamakan kemampuan individu pasukan.

Pernah dalam sebuah latihan bersama antara Kopassus dan Navy Seals, seseorang meminta mana yg lebih baik, dan akhirnya mereka melucuti segala peralatan pendukung yang hanya menyisakan senjata Uzi di tangan masing2. Hasil akhir latihan mudah ditebak. Kopassus sukses membuat para Navy Seals tak ubahnya sekumpulan bocah pramuka. karena itulah kami menempatkan Kopassus di daftar ke 3 Pasukan elit terbaik dunia

Beladiri : Merpati Putih
Alumni : 3 terbaik dari KOPASSUS telah dijadikan pasukan perdamaian dunia.
Moto : Berani, Benar, Berhasil.

4. Russian Spetsnaz


Pasukan khusus Rusia tersebut dapat secara khusus mengacu ke setiap elit atau unit Spetsnaz di bawah subordinasi Dinas Keamanan Federal (FSB) atau Rusia Pasukan Internal Departemen Dalam Negeri, dan unit dikontrol oleh dinas intelijen militer GRU.

Beladiri : Russian Sambo
Moto : “hahaha Betapa bodoh nya mereka yang ingin membunuh kami dengan cara mereka, mereka hanya tidak tahu bahwa darah yang akan bertumpahan nantinya berasal dari mereka sendiri. Mereka hanya tidak tahu… itu saja.”

5. French GIGN


Intervensi Gendarmerie Nasional Group, biasa disingkat GIGN (bahasa Perancis: Groupe d’Intervention de la Gendarmerie Nationale), adalah elite Gendarmerie Perancis Operasi Khusus kontra-terorisme dan penyelamatan sandera unit; itu adalah bagian dari kekuatan militer yang disebut Gendarmerie. Bahkan jika para anggotanya milik militer, mereka sekarang dituntut dengan tugas-tugas polisi urbanised di luar daerah. Dengan demikian unit GIGN ditingkatkan lebih dekat dengan tim SWAT daripada unit militer murni seperti tentara Inggris SAS. Para operator akan dilatih untuk mengikuti peraturan polisi dan mencakup negosiasi dan penyelidikan spesialis.

7 Manusia Super di Dunia Nyata

Mungkinkah manusia mutan sudah jadi kenyataan seperti di film X-Men? Entah. Nyatanya 7 orang di bawah ini punya kemampuan di atas manusia normal. Langsung saja kita lihat satu persatu.


1. Daniel Paul Tammet
Boleh jadi Daniel Paul Tammet manusia dengan otak paling super di dunia. Ia sangat hebat soal perhitungan matematik serta belajar bahasa baru dengan cepat. Ia memegang rekor Eropa untuk menghapal dan menghitung nilai Pi ke angka 22.514 hanya dalam waktu 5 jam.

Ia juga menguasai berbagai bahasa seperti Inggris, Perancis, Finlandia, Jerman, Spanyol, Lithuania, Rumania, Estonia, Islandia, Welsh dan Esperanto. Bahkan Daniel menciptakan bahasa baru yang disebut Manti.

Pada kesempatan lain, ia ditantang oleh sebuah stasiun televisi Channel 5 untuk belajar bahasa Islandia. Daniel hanya diberi waktu 1 minggu. Tujuh hari kemudian ia muncul di televisi Islandia dan bertutur dengan bahasa tersebut sangat fasih. Orang-orang yang melihatnya cuma bisa berucap, "Ia bukan manusia."



2. Ben Underwood
Ben divonis buta karena kanker saat masih berusia 3 tahun. Tapi ia tetap bisa bermain basket, sepeda, serta menjalani kehidupan yang normal. Bagaimana ini bisa terjadi?

Ben punya kemampuan sonar. Ia belajar sendiri untuk menggunakan lokasi gema dari pantulan suara benda. Ia bisa menjentikkan jarinya hingga memantul ke objek yang ia tuju. Kemampuannya sama seperti sonar pada lumba-lumba.



3. Daniel Browning Smith
Manusia karet di dunia nyata adalah Daniel Browning Smith, pemegang rekor di Guinnes Book of Record sebanyak 5 kali. Keahliannya sudah dipertontonkan di banyak saluran televisi, hingga film seperti Men in Black 2 dan CSI: NY.


4. Michel Lotito
Kelahiran 1950 ini dijuluki Monsieur Mangetout (Pemakan Segala). Dalam pertunjukan yang dilakukannya, Lotito biasa memakan sepeda, televisi, hingga pesawat Cessna 150. Tentu tidak dimakan sekaligus, melainkan dipotong-potong sebelumnya. Khusus pesawat Cessna, ia butuh waktu dari tahun 1978 - 1980 untuk menghabiskannya.

Anehnya, ia tidak pernah menderita efek negatif atas aksi yang dilakukannya. Kemungkinan Lotito selalu mengkonsumsi minyak mineral dan minum banyak air saat makan 'menu aneh' tersebut. Ia juga memiliki usus dengan dinding lebih tebal 2 kali lipat dibanding manusia normal.



5. Liew Thow Lin
Pria 70 tahun asal Malaysia ini punya kemampuan magnetis pada kulitnya. Ia bisa membuat berbagai objek menempel tanpa jatuh.



6. Kevin Richardson
Pawang hewan buas, demikian julukan yang cocok disematkan pada Kevin. Ia bisa dengan mudah menjalin ikatan yang intim dengan berbagai binatang buas. Ia juga bisa menghabiskan waktu semalam tidur bersama tanpa takut diterkam.

Sihirnya berlaku untuk singa, cheetah, macan tutul, serta hyena. Bisa jadi dengan hewan-hewan lainnya. Namun sejauh ini singa menjadi hewan favoritnya.


 
7. Claudio Pinto
Kalau ada tokoh super "manusia mas koki" mungkin saja Claudio Pinto jadi modelnya. Kemampuannya memang unik, ia bisa memunculkan sebagian matanya keluar sekitar 4 cm (95% keluar dari rongganya).

10 Film yang Menampilkan Keindahan Alam Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang mempunyai 17.508 pulau. Indonesia terbentang antara 6 derajat garis lintang utara sampai 11 derajat garis lintang selatan, dan dari 97 derajat sampai 141 derajat garis bujur timur serta terletak antara dua benua yaitu benua Asia dan Australia/Oceania. Posisi strategis ini mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kebudayaan, sosial, politik, dan ekonomi.

Berbagai macam keindahan alam yang dimiliki Indonesia banyak yang diangkat untuk menjadi daya tarik dalam sebuah film, baik itu film nasional maupun film yang berasal dari luar negeri . Meskipun terkadang beberapa dari film film tersebut kurang dalam segi pendapatan karena kalah pamor dengan film film absurd yang justru lebih menarik perhatian masyarakat awam.

Berhubung salah satu tema Kaskus bulan ini adalah Bumi , maka dari itu kali ini ane posting 10 Film yang Menampilkan Keindahan Alam Indonesia. Check this out gans :


1. Laskar Pelangi

 
Sebuah adaptasi sinema dari novel fenomenal “Laskar Pelangi” karya Andrea Hirata, yang mengambil setting di akhir tahun 70-an. Hari pertama pembukaan kelas baru di sekolah SD Muhammadyah menjadi sangat menegangkan bagi dua guru luar biasa, Muslimah (Cut Mini) dan Pak Harfan (Ikranagara), serta 9 orang murid yang menunggu di sekolah yang terletak di desa Gantong, Belitong. Sebab kalau tidak mencapai 10 murid yang mendaftar, sekolah akan ditutup.
Hari itu, Harun, seorang murid istimewa menyelamatkan mereka. Ke 10 murid yang kemudian diberi nama Laskar Pelangi oleh Bu Muslimah, menjalin kisah yang tak terlupakan.
5 tahun bersama, Bu Mus, Pak Harfan dan ke 10 murid dengan keunikan dan keistimewaannya masing masing, berjuang untuk terus bisa sekolah. Di antara berbagai tantangan berat dan tekanan untuk menyerah, Ikal (Zulfani), Lintang (Ferdian) dan Mahar (Veris Yamarno) dengan bakat dan kecerdasannya muncul sebagai pendorong semangat sekolah mereka.




2. Lost In Papua


Di pedalaman rimba Papua, Rangga (Edo Borne) beserta timnya menjalankan sebuah misi eksplorasi mencari titik tambang. Tanpa mereka sadari telah memasuki wilayah terlarang yang dikenal dengan sebutan RKT 2000. Tak berapa lama, terjadilah sebuah petaka yang menyebabkan hilangnya anggota tim satu persatu.
Tiga tahun kemudian. Nadya (Fanny Fabriana), mantan tunangan Rangga, masih terbayang dengan kejadian di Papua itu. Disisi lain, David (Fauzy Baadillah) yang pernah di campakkan Nadia, masih terus mengejar Nadya dengan segala cara. Nadya tak menghiraukan David dan mencoba menjauhinya dengan menerima tugas ke Papua yang di berikan oleh bosnya, Pak Wijaya (Didi Petet), yang tak lain adalah ayah David, dan juga Kayla (Fahrani), teman Nadya.

Nadya, David dan Kayla berangkat ke Papua membawa sebuah titipan cinderamata dari kakeknya (Piet Pagau) untuk kepala suku Korowai yang pernah menyelamatkan nyawanya di masa perjuangan lalu. Nadya yang baru pertama kali datang ke Papua, jatuh cinta dengan keindahan alamnya. Namun dibalik itu, misteri hilangnya Rangga masih terus membayangi Nadya, lalu berangkatlah David, Kayla dan Nadya mencari Rangga ke Suku Korowai.




3. Negeri 5 Menara

 
Alif lahir di pinggir Danau Maninjau dan tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya adalah berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, bermain bola di sawah berlumpur dan tentu mandi berkecipak di air biru Danau Maninjau.
Tiba-tiba saja dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur. Ibunya ingin dia menjadi Buya Hamka walau Alif ingin menjadi Habibie. Dengan setengah hati dia mengikuti perintah Ibunya: belajar di pondok.
Di kelas hari pertamanya di Pondok Madani (PM), Alif terkesima dengan “mantera” sakti man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses.
Dia terheran-heran mendengar komentator sepakbola berbahasa Arab, anak menggigau dalam bahasa Inggris, merinding mendengar ribuan orang melagukan Syair Abu Nawas dan terkesan melihat pondoknya setiap pagi seperti melayang di udara.
Dipersatukan oleh hukuman jewer berantai, Alif berteman dekat dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung dan Baso dari Gowa. Di bawah menara masjid yang menjulang, mereka berenam kerap menunggu maghrib sambil menatap awan lembayung yang berarak pulang ke ufuk. Di mata belia mereka, awan-awan itu menjelma menjadi negara dan benua impian masing-masing. Kemana impian jiwa muda ini membawa mereka? Mereka tidak tahu. Yang mereka tahu adalah: Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apa pun. Tuhan sungguh Maha Mendengar.



4. Eat, Pray, Love


Film yang bercerita tentang perjalanan seorang perempuan yang mengelilingi dunia untuk menemukan jati dirinya setelah perceraian ini juga merupakan film yang sangat ditunggu di Indonesia. Hal ini tidak lain karena mengambil keindahan Bali sebagai salah satu lokasi syuting film yang diarahkan oleh Ryan Murphy.
Sementara banyak film besar Hollywood mengambil tema fiksi, bintang-bintang Eat Pray love, Julia Roberts dan Javier Bardem mengatakan film mereka berbeda karena diangkat dari kisah nyata. Dan dalam beberapa hal diakui Julia dan Bardem telah merubah kehidupan mereka sendiri.




5. Ekspedisi Madewa

 
Sebuah film Action-Adventure yang menitik-beratkan tema kepahlawanan modern yang cukup sederhana dan gampang dicerna oleh penonton segala umur namun penuh intrik-intrik kejadian dan visualisasi yang bertaraf box-office skala regional. Dengan berlatar-belakang eksplorasi keindahan flora dan fauna alam Indonesia serta suatu legenda kebudayaan bangsa kita, film ini berusaha mengangkat sebuah genre film yang terus-terang tidak pernah sebelumnya di jamah dan digarap secara kolosal oleh sineas-sineas bangsa kita.
Film ini menceritakan tentang pengalaman seorang Ahli Ekspedisi muda bernama Tiro Mandawa (Tora Sudiro) yang tanpa sengaja menemukan sebuah artifak kuno misterius saat sedang memandu sebuah misi penggalian purbakala. Tanpa disengaja, penemuan Tiro itu akan mengakibatkan berbagai rangkaian kejadian yang nantinya mengarah pada sebuah petualangan terbesar dalam hidupnya. Artifak itu dipercaya sebagai sebuah potongan terakhir dari sebuah prasasti kuno yang berkaitan dengan seuntai cerita rakyat kuno Indonesia. Sebuah legenda yang tersurat secara turun-temurun, dari mulut ke mulut jauh sebelum masa kita di bumi pertiwi ini. Sebuah legenda tentang kebaikan dan kejahatan.
 
6. Tanah Air Beta
 
Tahun 1998. Timor-Timur berpisah dari Indonesia, membuat perpisahan harus terjadi. Banyak keluarga yang mendapatkan konflik internal antara tetap berada di Indonesia, yakni di Kupang, atau memutuskan berpindah ke Timor Timur. Sebuah keluarga yang ayahnya sudah wafat adalah salah satu keluarga yang menerima konflik tersebut. Merry (Griffit Patricia) memutuskan untuk memilih tetap berada di Indonesia dan bersekolah di sekolah kecil yang berguru ibunya, Tatiana (Alexandra Gottardo).
Mereka berdua berpisah dengan kakak Merry, Mauro yang memilih tinggal di Timor Timur bersama pamannya. Dirumah mereka, mereka berteman dengan pemilik toko kelontong; Koh Ipin (Robby Tumewu) dan Cik Irene (Tessa Kaunang).
Disekolah, Merry adalah korban kejahilan teman sebayanya, Carlo (Yahuda Rumbindi) yang sebenarnya hanya menginginkan seorang adik. Ia dirawat oleh seorang keturunan Arab bernama Abu Bakar (Asrul Dahlan) yang juga bersahabat dengan Tatiana setelah Ibu Carlo meninggal. Tatiana rajin pergi ke pengungsian untuk bertemu seorang relawan bernama Lukman (Lukman Sardi) untuk mencari tahu info mengenai Mauro.



7. The Mirror Never Lies

 
Kekayaan kehidupan laut di Wakatobi dan kebijakan local suku Bajo direkam dan divisualisasikan lewat film drama tentang seorang gadis kecil bernama, Pakis (12) berusaha menemukan sang ayah yang hilang ketika berada di lautan. Pakis melakukan ritual suku Bajo di mana mereka percaya dengan menggunakan cermin, Pakis berharap dan terus menanti melihat bayangan ayahnya. Namun, apa yang diharapkannya tak kunjung terlihat. Harapan Pakis tersebut sering dihancurkan oleh ibunya, Tayung yang mencoba menutupi kejadian yang sebenarnya. Penyangkalan yang dilakukan Tayung membuat ia memakai bedak putih di wajahnya, sebuah tradisi di suku Bajo. Meskipun coba untuk dihancurkan oleh ibunya, namun harapan Pakis tetap besar. Bersama sahabat karibnya, Lumo, Pakis terus mencari jawaban di Laut Wakatobi. Persoalan dan konflik Pakis dengan ibunya semakin pelik ketika Tudo, seorang peneliti lumba-lumba muncul kedalam hidup mereka. Ke empat karakter ini kemudian saling berinteraksi di kehidupan sehari-hari dan mereka juga punya penafsiran masing-masing terhadap laut. Namun, mereka sepakat bahwa lautlah yang membantu mereka menemukan jati diri mereka.



8. Denias – Senandung di Atas Awan


Film ini menceritakan tentang perjuangan seorang anak suku pedalaman Papua yang bernama Denias untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Seluruh setting lokasi dilakukan di pulau Cendrawasih ini. Cerita dalam film ini merupakan adaptasi dari kisah nyata seorang anak Papua yang bernama Janias.
Sebuah film yang harus ditonton oleh mereka yang mengaku peduli dengan dunia pendidikan di Indonesia.Sebuah film yang dapat membuka pandangan kita tentang betapa pendidikan yang layak di negeri ini masih sangat mahal, masih sangat rumit dan masih banyak terjadi diskriminasi-diskriminasi yang tidak masuk akal. Dalam film ini juga dapat kita lihat keindahan provinsi Papua yang berhasil direkam dengan begitu indahnya.



9. 3 Hari Untuk Selamanya


Yusuf adalah seorang pemuda usia 21 tahun yang serius. Atas ajakan sepupunya Ambar, yang lebih muda (19 th) dan lebih liar perilakunya, Yusuf setuju pergi meninggalkan acara keluarga mereka untuk minum-minum di klub malam.
Keesokan harinya mereka terbangun dan menemukan bahwa mereka telah tertinggal pesawat dan acara keluarga mereka yang lain di kota lain. Dengan mengendarai mobil keluarga, perjalanan yang semula mereka kira bisa dihabiskan dalam waktu satu hari berubah menjadi 3 hari. Yang di mana di ke-3 hari itu mereka dihadapkan pada banyak hal, orang-orang yang aneh dan diskusi panjang soal seks, agama, dan pernikahan, sementara mereka semakin dekat hampir melebihi sepupunya.



10. Petualangan Sherina

 
Ayah Sherina (Sherina Munaf), yaitu Darmawan (Mathias Muchus), insinyur pertanian, mendapatkan kerja pertanian sesuai dengan impiannya, Sherina ikut pindah ke Bandung Utara. Di sekolahnya yang baru, ia mendapat musuh, Sadam (Derby Romero), yang ternyata anak dari majikan Darmawan, Ardiwilaga (Didi Petet).

Hal ini diketahui Sherina saat berliburan ke rumah Ardiwilaga. Dalam kesempatan ini permusuhan kedua anak tadi berubah menjadi persahabatan, karena keduanya diculik oleh Pak Raden (Butet Kertaradjasa), suruhan Kertarejasa (Djaduk Ferianto), yang menguasai tanah pertanian Ardiwilaga, untuk proyek propertinya.

Dalam film ini banyak scene yang menampilkan keindahan alam di kota Bandung khususnya Lembang plus keindahan kebun teh dan Observatorium Bosscha.


Itulah gans 10 Film yang Menampilkan Keindahan Alam Indonesia. Kalau dari kesepuluh film itu ada yang belum ente tonton, ane saranin untuk segiera menonton gans, selain view yang ditampilkan sangat indah, semoga saja dengan menonton film film yang ane sebut kita semua bisa makin bangga menjadi warga negara Indonesia tercinta ini